Jancuk, campur aduk perasaanku dan berbagai pertanyaan muncul d otakku ketika melihat kenyataan ini. Saat itu malam hari, dalam perjalanan menuju kota dimana aku dibesarkan dengan perasaan yang campur aduk, karena baru saja aku kehilangan 2 orang temanku. Saat itu selepas jalur lintas barat, aku melihat seorang ayah yang sedang menggandeng anaknya yang aku kira berumur 5th digelapnya malam dan di tengah keramaian lalu lintas. Mengenakan baju koko rapi, berjalan dengan tabah dan sabar.
Hal seperti inilah yang sangat memilukan bagiku, diantara kesenjangan sosial yang begitu tinggi. Entah siapa yang harus disalahkan, toh ujungnya akan saling tunjuk dan lepas tangan sedang berkata-kata yang semuanya "omong kosong". Inilah, disinilah tempat ak tinggal, dimana perut lebih tinggi dari pada otak.
Lokasi:
Malang Malang
Selasa, 10 November 2015
Label:
Jeritan Negeri

0 komentar: