Berita penyerahan Jepang kepada Sekutu dan proklamasi kemerdekaan telah beberapa minggu diketahui rakyat Bandung.
Para pejuang dan laskar di daerah Bandung berinisiatif melucuti dan mengambil senjata dari gudang-gudang milik Jepang secara damai.
Pertempuran yang tidak seimbang ini memaksa para pejuang dan laskar mengundurkan diri dari pertempuran langsung.
Untuk menghindari konflik langsung antara pasukan Sekutu dan para pejuang,
Sekutu mengusulkan kepada pemerintah RI agar Bandung dibagi dua wilayah,
yaitu jalur kereta api di sebelah utara sebagai wilayah Sekutu
jalur kereta api di sebelah selatan sebagai wilayah RI.
Kesepakatan ini memaksa para pejuang meninggalkan Bandung Utara pada tanggal 24 November 1945 dengan berat hati.
Sambil hijrah ke Selatan, para pejuang membumihanguskan Bandung Utara.
Sejarah inilah yang hingga saat ini membuat Bandung sebagai kota lautan api.
Para pejuang dan laskar di daerah Bandung berinisiatif melucuti dan mengambil senjata dari gudang-gudang milik Jepang secara damai.
Pertempuran yang tidak seimbang ini memaksa para pejuang dan laskar mengundurkan diri dari pertempuran langsung.
Untuk menghindari konflik langsung antara pasukan Sekutu dan para pejuang,
Sekutu mengusulkan kepada pemerintah RI agar Bandung dibagi dua wilayah,
yaitu jalur kereta api di sebelah utara sebagai wilayah Sekutu
jalur kereta api di sebelah selatan sebagai wilayah RI.
Kesepakatan ini memaksa para pejuang meninggalkan Bandung Utara pada tanggal 24 November 1945 dengan berat hati.
Sambil hijrah ke Selatan, para pejuang membumihanguskan Bandung Utara.
Sejarah inilah yang hingga saat ini membuat Bandung sebagai kota lautan api.
Rabu, 15 Februari 2012
Label:
Perjuangan Bersenjata Dalam Rangka Menegakkan Kemerdekaan Indonesia

0 komentar: