Senyummu slalu ada dibenakku,
Sungguh terasa tercacah diri ini ketika kau dan nya..
Tatapmulah yang mengisi jiwa ini,
Terasa hampa ketika diri ini melukis mu dan nya..
Wajah indah penghancur diri ini,
Saat kau tak lagi pemilik jiwa ini, dan kudapati
Kau bukan untuk ku, kau bukan lah jiwaku,
Hancur rasa diri ini, mendesis di tengah gurun..
Kembalilah pada tubuh ini,
Jika kau memang untukku,
Warnailah jiwa hampa dalam hati,
Ramaikan jiwa ini,
Rabu, 22 Februari 2012
Label:
Puisi

0 komentar: